Langsung ke konten utama

DEFINISI : STANDAR SISTEM MANAJEMEN

Sistem Manajemen

Sistem manajemen merupakan kerangka proses dan prosedur yang digunakan untuk memastikan bahwa suatu organisasi dapat memenuhi semua tugas yang dibutuhkan untuk mencapai tujuannya., seperti:

  • memenuhi persyaratan sistem mutu produk/jasa yang pada akhirnya dapat memuaskan harapan pelanggan
  • memenuhi ketentuan dan persyaratan yang yang berkaitan dengan kewajiban peraturan dan perundangan
  • memenuhi tujuan pencapaian kinerja lingkungan .
Sebagai contoh, sistem manajemen lingkungan yang memungkinkan organisasi untuk meningkatkan kinerja lingkungan mereka melalui proses perbaikan yang terus menerus. . Sebuah contoh yang lebih lengkap yaitu penerapan " Plan, Do, Check, Action ".

Contoh beberapa standar sistem manajemen meliputi:

  • ISO 9001 Quality Management, Manajemen Mutu ISO 9001,
  • ISO 14001 Environmental Management, Pengelolaan Lingkungan ISO 14001,
  • ISO/IEC 27001 Information Security Management, ISO / IEC 27001 Manajemen Keamanan Informasi,
  • SA8000 Social Accountability. SA8000 Akuntabilitas Sosial.

Plan – Do – Check – Act


Plan – Do – Check – Act (PDCA) adalah siklus daur-ulang yang berupa prinsip pengoperasian dari Standar Sistem Manajemen ISO.
Plan,  Do, Check, Act
Plan – menetapkan tujuan dan membuat perencanaan (menganalisa situasi/kondisi suatu perusahaan, menetapkan keseluruhan tujuan perusahaan, menetapkan sasaran sementara, dan merencanakan bagaimana tujuan/sasaran tersebut dapat dicapai.
Do – pelaksanaan dari rencana (laksanakan apa yang direncanakan).
Check – mengukur hasil yang telah dicapai perusahaan (mengukur/memantau seberapa jauh pencapaian aktual dapat memenuhi tujuan yang telah direncanakan).
Act – memperbaiki dan meningkatkan rencana dan bagaimana perusahaan dapat memasukkan hasil perbaikannya (memperbaiki dan belajar dari kegagalan yang telah terjadi agar dapat meningkatkan rencana perusahaan agar dapat mencapai hasil yang lebih baik dimasa yang akan datang).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESALAHAN DALAM PENERAPAN SISTEM SERTIFIKASI DAN STANDARDISASI

Pada prinsipnya, semua sistem sertifikasi dan standardisasi yang diterapkan a.l.: ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu) ISO 140001 (Sistem Manajemen Lingkungan) ISO 22000 (Sistem Manajemen Keselamatan Pangan) OSHAS 18001 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) bertujuan untuk dapat meningkatkan kinerja dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Namun demikian, pada penerapannya tidak begitu banyak memberikan manfaat nyata bagi perusahaan. Padahal, tak sedikit biaya dan waktu yang telah dikeluarkan oleh perusahaan, tapi tak sebanding dengan "nilai tambah (added value)" yang didapat. Berdasarkan pengalaman saya selama belasan tahun berkecimpung dalam menangani sistem sertifikasi dan standardisasi, ada beberapa penyimpangan ataupun kekeliruan yang terjadi dalam penerapannya yaitu sebagai berikut :  Komitmen perusahaan hanya untuk memperoleh pengakuan berupa Sertifikasi dari Badan Sertifikasi Resmi Tidak terintegrasi penerapan Sistem Sertifikasi dan Stand...

RSPO-SCCS (Versi Tahun 2020)

Apa itu RSPO-SCCS (Versi Tahun 2020) ? RSPO = Roundtable Sustainable on Palm Oil SCCS = Supply Chain Certification Standard RSPO Supply Chain Certification Standard 2020 ( baru ), berlaku mulai 01 Feb 2020, menggantikan  RSPO Supply Chain Certification Standard 2014, revisi June 2017 (lama) Standar Sertifikasi Rantai Pasok – Khusus Produk Kelapa Sawit Sustainable dan turunannya RSPO merupakan sertifikasi internasional, suatu standar inisiatif yang disepakati oleh Multi-Stakeholder (Pemangku Kepentingan) pada Industri Kelapa Sawit Sustainable RSPO Sustainable adalah kriteria persyaratan standar yang harus dilaksanakan oleh Industri Kelapa Sawit, agar dapat memperkecil dampak negatif pada lingkungan maupun kepada masyarakat